Posts

Showing posts from January 21, 2018

"IPPNU Terbaik"

Image
"IPPNU Terbaik" sumber gambar: http://pcipnukrw1.blogspot.co.id Ada sebuah hadits bahwasannya 'Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.' ini bukanlah saja sebagai landasan kita selaku Pelajar NU untuk berkiprah langsung memberikan kemanfaatannya kepada masyarakat dan lingkungan sekitar. Namun itu juga menjadi prinsip bagi kita Pelajar NU terkhusus bagi IPPNU, untuk menjadi lebih baik dan terbaik bagi NU dan Indonesia. Bagaimana untuk menjadi pribadi putri NU terbaik, tentunya ada beberapa hal yang harus diupayakan. Diantaranya yaitu: Mengupayakan Kesolekhahan Diri Menjadi seorang wanita solekhah adalah yang pandai memposisikan diri dimanapun dan kapanpun, terhadap diri sendiri, keluarga (utamanya kedua orang tua), dan lingkungannya. Mengupayakan Keistiqomahan dalam Perbaikan Diri Istiqomah berarti konsisten atau melakukan sesuatu hal secara terus menerus dan berkelanjutan. Keistiqomahan

"Lakukan Yang Terbaik"

Image
"Lakukan Yang Terbaik" sumber gambar:  http://pelajarnuselopuro.blogspot.co.id Menjadi baik adalah sebuah kebaikan, sebagaimana melakukan suatu pekerjaan dengan maksimal dan dengan semangat terbaik adalah sebuah keharusan. Sebagai Pelajar Nahdlatul Ulama, maksimalkanlah peran kita dalam membangun peradaban mulia NU dan Indonesia. Bekali diri dengan ilmu pengetahuan dan ilmu keagamaan sebanyak mungkin yang bisa kita dapatkan. Terus gali potensi apa yang ada dalam diri kita, temukan, dapatkan, kembangkan, lejitkan untuk meraih prestasi terbaik yang bisa kita persembahkan. Maka lakukanlah pembelajaran yang terbaik. Perjuangan seorang pelajar tidaklah semudah yang dipikirkan, tidak seringan yang dibayangkan. Karena selain belajar mencari bekal ilmu untuk masa depan, pelajar NU khususnya juga punya peran penting dalam dunia remaja saat ini. Pelajar NU harus menjadi sosok inspirator, sosok yang menjadi suri tauladan terbaik bagi pelajar lainnya. Maka

"IPNU-IPPNU WONOSOBO Dekatkanlah Tangan dengan Kepala-Mu"

Image
"Dekatkan Tangan dengan Kepala-Mu" sumber gambar: http://jogjakartanews.com "Yang diam tak pernah ada,,, Yang ada tak pernah diam,,, ,,,Tak pernah ada yang diam." (Soe Har Jie) Sekelompok pendaki terdiri dari empat orang manusia sedang berjalan menuju puncak sebuah gunung, di tengah perjalanan, mereka mendapati sebongkah batu besar menutup jalan sehingga menghentikan perjalanan mereka. "Pendakian kita telah selesai, kita tidak mungkin menyingkirkan batu itu, kita kembali pulang saja!" Kata salah seorang diantaranya menghadapi hal seperti itu. "Sebentar! Kita bisa berfoto dengan fenomena batu ini, bukankah Tuhan memberikan anugrah besar pada kita kali ini, ini suatu hal yang langka, kita tidak boleh melewatkannya!" Seorang lagi langsung mengambil kamera dari tasnya dan berselfi ria dengan latar belakang batu tersebut. "Tunggu tunggu! Batu ini datang dari mana? Apakah hanya sekedar menggelinding sa

"PMII Sebagai Poros Gerakan Mahasiswa Aktif Progresif"

Image
"PMII Sebagai Poros Gerakan Mahasiswa Aktif Progresif" sumber gambar: https://sahabatnewsonline.wordpress.com Kemunduran gerakan mahasiswa paska berakhirnya rezim baru semakin menukik tajam. Terlebih lagi dengan berkurangnya peran mahasiswa dalam mengawal setiap kebijakan yang dilakukan pemerintah era orde biru (zaman SBY) semakin kentara. Maraknya generasi apatis yang cenderung tak acuh terhadap permasalahan sosial menjadi permasalahan bagi mahasiswa itu sendiri. Permasalahan tersebut hendaknya sebisa mungkin segera diupayakan solusi untuk menyelesaikannya, karena jika dibiarkan saja bisa jadi akan segera menggerus mental berani berfikir kritis dan transformatif di dalam jiwa mahasiswa. Ketika mental mahasiswa sudah sedemikian pengecutnya, maka bukan tidak mungkin masa depan Indonesia akan semakin mengelam. Di Wonosobo sendiri, peran mahasiswa dalam mengawal kasus dan isu strategis pemerintah daerah terasa semakin berkurang. Terakhir kita bisa merasakan

"PMII (Insan Ulul Albab) : Berfikir Ilmiah, Berilmu Amaliah, Beramal Illahiah"

Image
"PMII (Insan Ulul Albab) : Berfikir Ilmiah, Berilmu Amaliah, Beramal Illahiah" sumber gambar:  https://pcpmiipurwokerto.wordpress.com Sering kita mendengar istilah ulul albab di dalam PMII, baik ketika berdiskusi, membaca, ataupun mendengarkan penuturan pembicara. Namun banyak juga yang kurang begitu paham apa makna dari istilah tersebut, padahal ulul albab itu sendiri juga termaktub dalam Anggaran Dasar PMII BAB IV Tujuan dan Usaha, Pasal 6 Usaha poin ke-2 yaitu: 'Melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam berbagai bidang sesuai dengan asas dan tujuan PMII serta mewujudkan pribadi insan ulul albab'. Jadi, apakah arti ulul albab itu? 'Ulul Albab' disebutkan dalam al Quran sebanyak 16 kali. Ulul albab dengan dhammah atau 'di depan' disebut tujuh kali yaitu dalam surat Al-baqarah:269, Ali Imran:7, Ar-ra’du:19, Ibrahim:52, Al-zumar:9&18, dan Shad: 29. Manakala ulil albab dengan fathah atau 'di atas' disebut sebanyak em